Tata Kelola Perusahaan (Komisaris)

Rapat Dewan komisaris

  1. Rapat Dewan Komisaris wajib diadakan paling kurang 1 (satu) kali dalam 2(dua) bulan dan juga dapat diadakan setiap waktu apabila dianggap perlu oleh 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris.
  2. Pemanggilan untuk Rapat Dewan Komisaris dikirimkan dengan surat tercatat atau disampaikan secara langsung dengan tanda terima yang layak atau dengan telegram atau teleks atau faksimile yang ditegaskan dengan secara tertulis, pemanggilan mana harus diklrimkan kepada para anggota Dewan Komisaris paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum Rapat tersebut diadakan atau dalam jangka waktu yang lebih singkat dalam keadaan yang mendesak yaitu paling lambat 3 (tiga) hari sebelum Rapat dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat, keadaan mendesak tersebut ditetapkan oleh Dewan Komisaris.
  3. Pemanggilan Rapat tersebut harus mencantumkan acara, tanggal, waktu dan tempat rapat.
  4. Rapat Dewan Komisaris diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat lain yang ditentukan oleh Dewan Komisaris, asal saja dalam wilayah Republik Indonesia. Apabila semua anggota Dewan Komisaris hadir dan diwakili, pemanggilan terlebih dahulu tersebut tidak diisyaratkan dan Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan di manapun juga asalkan dalam wilayah Republik Indonesia dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat.
  5. Komsaris Utama mengetuai Rapat, apabila Komisaris Utama tidak ada atau berhalangan untuk menghadiri Rapat, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga maka Rapat diketuai oleh salah seorang Dewan Komisaris yang dipilih oleh dan dari anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam Rapat tersebut.
  6. Seorang anggota Dewan Komisaris hanya dapat diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris oleh angota Dewan Komisaris yang lain berdasarkan surat kuasa.
  7. Rapat Dewan Komisaris hanya sah dan dapat mengambil keputusan mengİkat apabila lebih dari 1/2 (satu per dua) bagİan Komisaris hadir atau dİwakili dalam Rapat tersebut. Kehadiran anggota Dewan Komisaris wajib diungkapkan dalam laporan tahunan Perseroan.
  8. Keputusan Rapat Dewan Komisaris hanıs diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalanı hal keputusan musyawarah untuk mufakat tidak tercapaİ maka kepulusan diambİl dengan pemungutan şuara setuju Iebilı dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah şuara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat tersebut.
  9. Apabila suara yang tidak setuju dan suara yang setuju sama berimbang maka usul tersebut dianggap ditolak.
    1. Setiap anggota Dewan Komisaris berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan I (satu) suara untuk setiap anggota Dewan Komisaris lainnya yang diwakilinya.
    2. Setiap anggota Dewan Komisarİs yang şecara pribadi dengan cara apapun baik secara langsung maupun secara tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan, dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus menyatakan sifat kepentingan dalam suatu Rapat Dewan Komisaris dan tidak berhak untıık ikut dalam pengambilan suara mengenai hal-hal yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut, kecuali jika Rapat Dewan Komisaris menentukan lain.
    3. Pemungutan suara mengenaİ diri orang dilakukan dengan surat tertutup tanpa tanda tangan sedangkan pemungutan şuara mengenaİ hal-hal lain dilakukan dengan lisan, kecuali Ketua Rapat menentukan lain tanpa keberatan darİ yang hadir.
  10. Berita acara Rapat Dewan Komisaris hanıs ditandatanganj oleh Ketua Rapat dan seorang anggota Dewan Komisaris lainnya yang hadir, dan /atau diwakili dalam Rapat yang bersangkutan. Apabila berita acara dibuat oleh seorang Notaris, tanda tangan-tanda tangan tersebut tidak diisyaratkan.
  11. Berita acara Rapat Dewan Komisaris yang dibuat sesuai dengan ketentuan pada ayat 12 pasal İni merupakan bukti yang sah mengenaİ keputusan-keputuşan yang diambİl Rapat Dewan Komisaris yang bersangkutan, baİk unluk para anggota Dewan Komİsaris maupun unluk pihak ketiga.
  12. Dewan Komisaris dapai juga mengambil keputusan-keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris, dengan syarat semua anggota Dewan Komisaris menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usulan yang bersangkutan. Keputusan yang diambil dengan cara demİkİan mempunyaİ kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambİl dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris.
  13. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersarna dengan Direksi secara berkaİa paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.