Tata Kelola Perusahaan (Komisaris)

Keanggotaan dan Masa Jabatan

Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi.
  1. Dewan Komisaris terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang anggota, yang terdiri dari 1 (satu) Komisaris Utarna, 1 (satu) orang Komisaris atau lebih
    Dari anggota Dewarn Komisaris tersebut dapat diangkat :
    1. 1 (satu) orang atau lebih sebagai Komisaris
    2. 1 (satu) orang Komisaris Utusan
    Jumlah Komisaris independen wajib paling kurang 30% (tigapuluh prosen) dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku di bidang pasar modal.
  2. Komisaris Utusan merupakan anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk berdasarkan keputusan Rapat Dewan Komisaris. Para anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham, pengangkatan tersebut berlaku sejak tanggal yang ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham, dimana ia (mereka) diangkat dan berakhir pada Saat ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke 3 (tiga) setelah tanggal pengangkatannya (mereka) dengan memperhatikan ketentuan pasal 110, pasal 111 dan pasal 120 Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas.
  3. Anggota Dewan Komisaris yang masa jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali, dengan memperhatikan ketentuan dalam pasal ini.
  4. Anggota Dewan Komisaris dapat diberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir dengan memperhatikan ketentuan pasal 119 Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas dan ketentuan di bidang pasar modal, karena
    1. melanggar anggaran dasar ini; atau
    2. melakukan tindakan-tindakan yang merugikan Perseroan atau nama baik Perseroan; atau
    3. alasan-alasan penting lainnya.
  5. Rapat Urnum Pemegang Saham dapat mengangkat orang lain untuk mengisi jabatan seorang anggota Dewan Komisaris yang berakhir masa jabatannya karena sebab-sebab yang dimaksud pada ayat (8) pasal ini atau untuk mengisi Jabatan anggota Dewan Komisaris yang lowong karena alasan iainnya. Masa jabatan seseorang yang diangkat untuk menggantikan anggota Dewan Komisaris lowong tersebut adalah sisa masa jabatan anggota Dewan Kornisaris yang digantikannya.
  6. Seorang anggota Dewan Komisarig boleb mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan terlebih dahulu secara tertulis kepada Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan mengenai niatnya itu paling sedikit 30 (tigapuluh) hari sebelumnya dan pengunduran diri tersebut berlaku dengan lampaunya kuorum waktu tersebut dan anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan berhenti dari jabatannya dengao memperbatikan peraturan perundang-undangan dj bidang pasar modal. Terhadap anggota Dewan Komisaris yang mcngundurkan diri sebagaimana tersebut diatas tetap dimintakan perianggungjawabannya sebagai anggota Dewan Komisaris sejak pengangkatan yang bersangkutan hingga tanggal pengunduran diri.
  7. Masa jabalan dari anggota Dewan Komisans akan berakhir dengan sendirinya, apabila anggota Dewpn Komisaris tersebut.
    1. dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampunan berdasarkan suatu keputusan pengadilan, atau
    2. dilarang menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris karena ketentuan dari suatu undang-undang atau ketentuan perundang-undangan, atau
    3. meninggal dunia, atau
    4. diberhentikan karena keputusan RUPS, atau
    5. mengundurkan diri sebagaimana diatur dalam pasal ini.
  8. Gaji atau honorarium dan tunjangan lain dari anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS.
  9. Bilamana jabatan seorang anggota Dewan Komisaris lowong sehingga mengakibatkan jumlah anggota Dewan komisaris kurang dari 2 (dua) orang sebagaimana dimaksud pada ayat 2 pasal ini maka Rapat Umum Pemegang Saham harus diadakan oleh Direksi dengan didahului pemanggilan Rapat [Jrnum Pemegang Saham dalam jangka waktu paling lambat 180 (seratL1 dclapanpuluh) hari sesudah terjadinya lowongan tersebut dengan memperhatikan ayat (13), (14) dan (15) pasal ini.
  10. Apabila jabatan Komisaris Utama lowong dan selama penggantinya belurn diangkat atau belum memangku jabatannya maka salah seorang Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Dewan Komisaris akan menjalankan kewujiban Komisaris Utama dan mempunyai weWenang serta tanggung jawab yang sama sebagai Komisaris Utama.
  11. Perseroan wajib menyelenggarakan Rapat IJmum Pemegang Saham untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dalarn jangka waktu paling lambat 60 (enampuluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran diri.
  12. Dalam hal Perseroan tidak menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat (13) pasal ini, dengan lampaunya kurun waktu tersebut, pengunduran diri anggota Dewan Komisaris menjadi sah tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.
  13. Dalam hal anggota Dewan Komisaris mengundurkan diri sehingga 2 (dua) orang, maka pengunduran diri tersebut menjadi sah apabila telah ditetapkan Oleh Rapat Umum Pemegang Saham dan telah diangkat anggotâ Dewan Komisaris yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimal mengenai jumlah anggota Dewan Komisaris.
  14. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan sebagai :
    1. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) perusahaan publik lain.
    2. anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 2 (dua) perusahaan publik lain
    Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak, merangkap jabaîan sebagai anggota Direksi, maka anggoîa Dewan Komisaris yang bersangkutan dapat merangkap jabaîan sebagai anggota Dewan Komisaris paling banyak pada 4 (empat) perusabaan publik lain.
  15. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkăp jabatan sebagai anggoîa komite paling banyak pada 5 (lima) komite di Perseroan dan di perusahaan publik lain, dirnana yang bersangkutan menjabat sebagai ąnggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris, sepanjang tidak berlentangan dengan peraturan perundang-undangan lahnnya.
  16. Komisaris Independen yang dapat menjabat selama 2 (dua) periode berturut-turut masa jabatan dapat diangkat kernbali selama periode selanjutnya sepanjang Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya tetap independen kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
Pernyataan independensi Komisaris Independen wajib diungkapkali laporan tahunan. Dalam hal Komisaris Independen menjabat pada Komite Audit, Komisaris independen yang bersangkutan hanya dapat diangkat kembali pada jabatan Komite Audit untuk 1 (satu) periode masa jabatan Komite Audit berikutnya.