Profile

I. NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN

Nilai-nilai budaya perusahaan merupakan panduan bagi seluruh jajaran dalam perusahaan dalam berperilaku sehari-hari dan dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaannya. Setiap individu wajib memegang prinsip-prinsip sebagai berikut:

  1. Profesionalisme
  2. Kejujuran
  3. Kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan Perseroan
  4. Kepedulian
  5. Kedisiplinan
  6. Selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik

II. KODE ETIK PERUSAHAAN

  1. HUBUNGAN KARYAWAN DENGAN PERUSAHAAN

    • 1.1 Perusahaan menghormati dan menghargai hak dan kewajiban seluruh karyawan.
      1.2 Karyawan merupakan aset yang berharga, yang perlu terus didorong untuk mengembangkan diri, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.
      1.3 Perusahaan menerapkan sistem rekrutmen yang ketat, melakukan promosi jabatan dan pengembangan karir sesuai dengan kompetensi masing-masing karyawan.
      1.4 Setiap karyawan memiliki kebebasan berpendapat dan dapat menyampaikan aspirasinya dengan tata cara yang berlaku.
      1.5 Setiap karyawan menggunakan aset milik perusahaan hanya untuk kepentingan perusahaan semata.
      1.6 Setiap karyawan wajib menjaga kerahasiaan segala informasi perusahaan yang sifatnya confidential.
      1.7 Perusahaan memberikan penghargaan (reward) kepada setiap karyawan yang berprestasi dan hukuman (punishment) kepada karyawan yang melakukan pelanggaran atau kesalahan, dengan segala pertimbangannya.

  2. HUBUNGAN KARYAWAN DENGAN PIHAK-PIHAK LAIN

    • 2.1 Setiap karyawan harus berkomitmen untuk menghindari benturan kepentingan, dan selalu mendahulukan kepentingan perusahaan.
      2.2 Setiap karyawan yang berhubungan dengan pihak-pihak lain wajib menjalin hubungan yang baik dengan pihak-pihak lain demi kepentingan perusahaan.
      2.3 Setiap karyawan tidak diperkenankan menerima sesuatu apapun dan dalam bentuk apapun untuk kepentingan pribadi, sehingga dapat merugikan perusahaan.
      2.4 Setiap karyawan tidak diperkenankan menjalin hubungan istimewa dengan pihak-pihak lain yang adalah mitra kerja perusahaan, sehingga menimbulkan benturan kepentingan yang dapat merugikan perusahaan.
      2.5 Setiap karyawan tidak diperkenankan menggunakan nama perusahaan untuk kepentingan pribadi karyawan, yang dapat merugikan nama perusahaan.
      2.6 Setiap karyawan harus mengedepankan reputasi perusahaan.

  3. HUBUNGAN ANTAR KARYAWAN

    • 3.1 Hubungan antar karyawan terjalin secara profesional, namun dalam suasana kekeluargaan.
      3.2 Hubungan antar karyawan harus terhindar dari ancaman, tindak kekerasan, tindakan pelecehan, berbagai bentuk diskriminasi yang didasarkan perbedaan suku bangsa, agama, ras, warna kulit, usia, jenis kelamin maupun fisik.
      3.3 Hubungan antar karyawan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan pribadi karyawan yang satu dengan yang lain.
      3.4 Apabila terjadi pernikahan antar karyawan, maka tidak diperkenankan berada dalam satu departemen ataupun dalam pekerjaan yang saling berhubungan.

III. PERAN DAN TANGGUNG JAWAB

  1. Setiap karyawan wajib memahami dan menjalankan asas-asas kode etik dengan sungguh-sungguh.
  2. Masing-masing karyawan seyogyanya saling mengingatkan dan mensosialikan asas-asas kode etik.
  3. Bila ditemukan pelanggaran atau indikasi pelanggaran terhadap kode etik, setiap karyawan wajib melaporkan kepada pimpinan atau kepala bagian atau pihak yang berwenang. Data pelapor pelanggaran akan dijaga kerahasiaannya.
  4. Setiap pimpinan dalam setiap departemen wajib memastikan bahwa asas-asas kode etik telah dipahami secara menyeluruh oleh setiap karyawan atau tim kerja di departemen yang bersangkutan.

IV. SANKSI

  1. Setiap penyimpangan atau kelalaian atau pelanggaran terhadap kode etik akan ditindak dan yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan pertimbangan dari manajemen perusahaan.
  2. Bagi setiap karyawan yang terbukti mengetahui namun tidak melaporkan juga mendapatkan sanksi tegas dari manajemen perusahaan.